Kisah anak jalanan

4 Jul 2011

Ayu mengisap dalam dalam rokok yang sedari tadi mengepul ditangannya. Hatinya gelisah karena sampai saat ini masih juga belum ada kabar dari Alex. “apa kabar anak itu, bisakah dia menyelesaikan tugasnya ?” bathin ayu.

Alex adalah teman nongkrong ayu, dan sekarang dia minta alex untuk datang ke rumah ayu pura-pura menanyakan kabar dirinya.

Seminggu ini ayu kabur dari rumah karena bertengkar sama ibunya, biasanya tak sekalipun dia menentang itunya apalagi sampai bertengkar begitu. Buntutnya ayu nekat kabur karena merasa ibunya sudah tidak sayang lagi.

Kejadian ini makin membuat syaraf-syaraf kebenciannya pada Bram semakin memuncak. Dia yakin Bramlah yang ada dibalik semua ini, bramlah yang menghasut itunya agar membenci dirinya. “lelaki ituu…..kenapa begitu butanya ibuku sampai bisa terlena pada rayuannya dan mau menikahinyaa ?? Seorang pengangguran yang tak jelas asal usulnya, bahkan rumahnyapun tak jelas” ayu menggerutu tak karuan. Awas aja yaa sampai dia berani melukai ibuku, aku tak kan pernah tinggal diam. Ayu membathin lagi.

Tapi…bagaimana aku bisa menjaga ibuku dari niat jahat bram bila aku tak ada di dekatnya ? Kenapa aku begitu bodohnya hingga memilih kabur dari rumah ? Bukankah ini yang dia harapkan, menjauhkan aku dari ibuku. Buktinya tak ada tanda-tanda ibuku mencariku. Pasti dia sudah termakan hasutan laki-laki brengsek itu.

Tiba-tiba pundak ayu ada yang menepuk. “Yu gawat yuuu….” Alex bicara dengan nafas ngos-ngosan.

*bersambung sampai batas waktu tak ditentukan atau sampai mood an9el kembali normal :D


TAGS rokok benci syaraf ibu


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post