Kehilangan pagi

5 Oct 2010

Aku terbangun dengan sendirinya karena tiba-tiba saja perut sudah keroncongan. Tumben aku terbangun saat langit masih gelap, hitam pekat tak ada satupun cahaya bintang.

Karena hari masih gelap, aku urung beranjak dari tempat tidurku walau perut kian melilit. Dimana mencari makanan jam segini ? Mana ada warung yang buka….huuuh salah sendiri ngak beli persediaan makanan kemarin.

Aku berusaha tidur lagi tapi mata ini sudah tak bisa terpejam,penasaran juga ini jam berapa sih sebenarnya…aku kan tadi tidur lewat jam 2 koq udah bangun sih ? Harusnya aku bangun siang hari ini.

Yaaa ampuuunnn….jam di hp ku ngak salah nih ??? koq udah jam 11 ?? Tapi di luar masih gelap gulita siihhh…… Tidak tidak mungkin kemarin aku salah set. Kunyalakan lampu kamarku untuk bisa melihat sekelilingku. Ooh Tuhan…..jam di dinding kamarku juga menunjukkan pukul 11.

Aku mulai panik…ngak mungkin ini jam 11 pagi…kemana matahari ??? Kemana pagi ? kemana siang ??? kenapa yang ada cuma gelap semua ??? Aku berlari di setiap sudut kamar ini, aku takut keluar kamar…aku takut gelap..aku ingin pergi dari sini…. pergiiiiiii sejauuhnya pergiiiiiiiiii……

Aku menangis sejadi jadinyaa…tapi tangisku seakan lenyap di telan malam…aku berteriak sekencang kencangnya…tapi tak ada seorangpun yang mendengarku. Tolong akuuu…siapa saja yang mendengarku…aku ingin pagiku kembali, aku ingin melihat matahari terbit lagi….suaraku mulai merendah, terisak dalam.

Tiba-tiba pandanganku menjadi kabur, semua bertambah gelap…..samar-samar kulihat sesosok bayangan mengguncangku. Banguuun…ayo bangun Ta……kamu kenapa siihh ??? Itaaaaaaa banguuuunnnn…..

Aku tersentak oleh teriakan Ega sahabatku…. “kamu mimpi apa sih ta ?? “

“jam berapa sekarang ??” tanyaku tanpa peduli pertanyaan Ega

“jam 11 siang”, ega membuka korden kamarku dan sinar matahari mulai menusuk mataku

huuuuuhhhh….untunglah cuma mimpi :)

posted by idana


TAGS kehilangan pagi


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post